Target PAD Kendal Dua Tahun Meleset, Dewan Minta Perhatian Serius

KENDAL, Lingkarkendal.com – Dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) beberapa hari lalu, Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq menyoroti terkait pendapatan asli daerah (PAD) yang tidak tercapai selama dua tahun terakhir ini.

Mahfud menyampaikan bahwa target dalam RPJMD Kabupaten Kendal periode 2021-2026 dari sisi pendapatan keuangan daerah hampir setiap tahunnya tidak tercapai dari target yang ditetapkan. Menurutnya, hal itu perlu mendapatkan penekanan yang lebih terukur dalam penyusunan RPJMD periode 2025-2029 terutama dari segi PAD.

“PAD dua tahun terakhir, tahun 2024 dalam RPJMD 2021-2026 targetnya sebesar Rp 656.660.033.947, realisasinya hanya Rp 530.051.592.903. Dan di tahun 2025 dalam target RPJMD 2021-2026 sebesar Rp 703.010.454.626, realisasinya sebesar Rp 636.839.693.373. Artinya ini harus mendapatkan perhatian yang serius dan kerja keras agar target dapat tercapai,” ujar Mahfud dalam musrenbang baru-baru ini.

Mahfud menyebutkan, ada tiga hal pokok pikiran yang akan dirumuskan dalam RPJMD maupun RKPD Kabupaten Kendal. Di antaranya yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, yang tentunya untuk menjawab tantangan menuju Indonesia Emas 2045 serta pemanfaatan bonus demografi di Kabupaten Kendal.

“Yang kedua peningkatan ekonomi lebih spesifiknya penanganan kemiskinan ekstrem, dan yang ketiga adalah memperkuat tata kelola baik itu pemerintahan yang baik, infrastruktur, dan tata kelola sumber daya alam. Pastinya dari tiga poin ini nantinya akan kami jabarkan dalam perumusan baik d RPJMD, RKPD, dan KUA PPAS,” bebernya.

Mahfud juga mengungkapkan terkait pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kendal dalam capaian kinerja utama yang melambat 0,14 persen dari target RPJMD tahun 2021-2026 sebesar 5,38-5,70 persen pada tahun 2024 tercapai 5,42 persen.

Kemudian, angka kemiskinan di Kabupaten Kendal di tahun 2024 masih sangat tinggi sebesar 9,35 persen meskipun mengalami penurunan 0,04 persen, sedangkan target RPJMD 2024 sebesar 9,39-9,19 persen.

Kualitas sumber daya manusia di Kendal tahun 2024 meningkat menjadi 74,34 dari 73,86, sementara target di RPJMD 2024 sebesar 75,61 persen atau tidak memenuhi target meskipun terus meningkat.

“Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di tahun 2024 menurun menjadi 5,01 persen dari 5,76 persen, sedangkan target RPJMD 2024 5,43 atau melampaui target yang ditetapkan,” pungkasnya. (Lingkar Network | Arvian Maulana – Lingkarkendal.com)