Tak Ikut Perbaiki Jalan, 5 Perusahaan Stockpile di Weleri Kendal Terancam Ditutup

KENDAL, Lingkarkendal.com – Jalan kabupaten yang rusak berlubang dan bergelombang akibat lalu lalang truk dump stockpile di empat desa di Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, akhirnya mulai diperbaiki.

Camat Weleri, Dwi Cahyono Suryo, menjelaskan bahwa perbaikan dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kendal bersama pengusaha stockpile yang sepakat berkontribusi untuk memberikan material perbaikan jalan dengan spek lapis pondasi agregat (LPA) kelas A.

Perbaikan dilakukan di Desa Sumberagung, Bumiayu, Nawangsari, dan Penyangkringan.

Namun sayang, dari sejumlah pengusaha stockpile yang sebelumya sepakat berkontribusi untuk melakukan perbaikan jalan di empat desa tersebut, hanya satu yang sudah berkontribusi yakni PT Sumber Alam.

“Dari keenam perusahaan stockpile yang ada, hanya satu perusahaan yang mau urunan memperbaiki bareng PUPR yaitu PT Sumber Alam. Yang lainnya belum tahu alasannya apa,” jelas Camat Weleri di Kendal pada Sabtu, 22 Maret 2025.

Ia menjelaskan bahwa penambalan jalan rusak rencananya akan dilakukan selama enam hari ke depan di sepuluh titik perbaikan. Tujuh titik dikategorikan rusak berat, kemudian tiga titik rusak ringan atau jalan timbul melembung.

“Kita tunggu 6 hari ke depan, karena perbaikan 3 hari untuk wilayah Desa Nawangsari dan Sumberagung. Kemudian 3 hari berikutnya Desa Bumiayu dan Penyangkringan,” bebernya.

Di sisi lain, Ketua Komisi C DPRD Kendal, Sisca Meritania, mengungkapkan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan dan pengawasan guna memastikan apa yang sudah diperjuangkan untuk masyarakat terkait perbaikan jalan tersebut benar-benar terealisasi.

“Ini sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kami sebagai anggota dewan. Jadi kami akan mengawasi pelaksanaan dari pembangunan jalan yang rusak, sehingga kalau tidak sesuai kesepakatan maka stockpile-nya akan kita tutup,” ujar Sisca.

Diketahui, perbaikan jalan di empat desa tersebut berawal dari keresahan warga karena kondisi jalan yang amburadul dan rusak parah. Bahkan, di jalan yang rusak tersebut tidak jarang menyebabkan kecelakaan lalu lintas karena banyaknya truk dump milik usaha stockpile yang lalu lalang.

Warga yang sebelumnya akan mengadakan aksi demonstrasi, akhirnya difasilitasi Komisi C DPRD Kendal untuk dipertemukan dengan para pengusaha stockpile dan tercapai kesepakatan perbaikan jalan yang rusak dengan spek LPA kelas A sebelum lebaran. (Lingkar Network | Arvian Maulana – Lingkarkendal.com)