KENDAL, Lingkarkendal.com – Sejumlah pencapaian Pemerintah Kabupaten Kendal selama tahun 2024, termasuk realisasi anggaran dan berbagai program prioritas yang telah dilaksanakan. Hal ini disampaikan Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari dalam Rapat Paripurna DPRD Kendal, Kamis 27 Maret 2025.
Dalam Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2024, Bupati Kendal menyampaikan dua buku laporan yakni, buku pengantar LKPJ 2024 dan buku penjabaran LKPJ 2024.
“Alhamdulillah, pelaksanaan tugas dan tanggungjawab kita di tahun 2024 secara umum dapat berjalan lancar, aman dan memberi kemanfaatan khususnya bagi masyarakat melalui program-program Pemerintah Kabupaten Kendal, sehingga memberikan dampak bagi pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat yang secara umum dapat terlihat dari beberapa capaian indikator makro pembangunan daerah di Kabupaten Kendal,” katanya.
Dipaparkan, LKPJ 2024 diantaranya terkait kependudukan yang terus mengalami pertumbuhan setiap tahunnya, kemudian pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kendal tahun 2024 sebesar 5,42 persen melambat dibandingkan tahun 2023 sebesar 5,56persen.
“Distribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Kendal menunjukkan bahwa sektor penyumbang terbesar perekonomian di Kabupaten Kendal adalah industri pengolahan sebesar 41,70, pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 18,07 dan perdagangan besar dan eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 12,07,” ungkapnya.
Kemudian, capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2024 sebesar 74,34 persen lebih tinggi dari angka IPM tahun 2023 sebesar 73,86 persen. Sementara prosentase penduduk miskin mengalami trend penurunan 0,04 persen. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Kendal tahun 2024 sebesar 5,01persen atau turun 0,75 persen dari tahun 2023.
“Kemiskinan ekstrem tahun 2024 sebesar 0,49 persrn mengalami penurunan sebesar 1,81 persen dari sebelumnya. Gini Ratio untuk mengukur tingkat ketimpangan pendapatan masyarakat menunjukan tren positif tahun 2024 sebesar 0,378 poin,
Pada kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa realisasi pendapatan sebesar Rp2.517.760.832.103 atau 96,40 persen dari target pendapatan. Realisasi belanja daerah sebesar Rp2.626.128.268.893 atau 95,50 persen dari anggaran belanja daerah.
“Pada realisasi APBD tahun Anggaran 2024 terjadi defisit sebesar Rp108.367.436.790, sedangkan pada pembiayaan terdapat pembiayaan netto sebesar Rp138.137.382.477,56. Sehingga terdapat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) sebesar Rp29.769.945.687,56,” imbuhnya.
Disisi lain, Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq menyampaikan LKPJ yang disampaikan oleh kepala daerah dalam rapat paripurna DPRD terkait hasil penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menyangkut pertanggungjawaban kinerja yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah.
“LKPJ meliputi capaian pelaksanaan program dan kegiatan serta permasalahan dan upaya penyelesaian setiap urusan pemerintahan kebijakan strategis yang ditetapkan oleh kepala daerah dan pelaksanaannya dan tindak lanjut rekomendasi DPRD tahun anggaran sebelumnya,” ujarnya. (Lingkar Network | Arvian Maulana – Lingkarkendal.com)